Jumat, 11 Desember 2009

BEBERAPA MANFAAT DAN BAHAYA NIKAH

Tentang manfaat dan bahaya nikah telah kami kumpulkan dalam bait-bait syair berikut:
" manfaat nikah adalah menyelamatkan pandangan (dari kecerobohan),
memelihara farji dan mengharap keturunan yang lebih baik. juga bisa membersihkan hati, menguatkan tekad untuk beribadah dan beristirahat.
Dari mengatur rumah tangga sampai berusaha keras untuk melatih diri agar merasa cukup.
kaya harta juga termasuk manfaat nikah.
perhatikan orang-orang yang merindukan surga.
sedangkan bahaya nikah adalah jika lemah mencari yang halal dan memenuhi hak istri dalam setiap masalah.
Disebutkan dalam sebuah hadis: "Aku senang kepada nikmat dunia ini hanya dalam tiga perkara : wanita, wangi-wangian, dan tenangnya hati ketika melakukan shalat."

Kamis, 10 Desember 2009

SAAT YANG TEPAT UNTUK BERBULAN MADU

Kemudian Ibnu Yamun mengisyaratkan hal-hal yang utama untuk berbulan madu, baik hari maupun waktunya, didalam nazham-nya yang ber-bahar rajaz berikut ini:
" Utamakan berbulan madu pada awal bulan. semua hari di awal bulan itu utama, katakanlah hari Ahad."
Dua faedah: Pertama, hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Alqamah bin safwan, dari Ahmad bin Yahya secara marfu, bahwa Nabi saw. bersabda:
" Jauhilah 12 hari dalam setahun, karena hari-hari itu dapat menghilangkan beberapa harta dan menyiapkan tabir cela seseorang. kami bertanya,'Ya Rasullullah, manakah kedua belas hari itu?' Nabi menjawab,' Yakni: 1) tanggal 12 Muharram, 2)tanggal 10 shafar, 3) tanggal 4 rabiul awal, 4) tanggal 18 Rabiuts Tsani, 5) tanggal 18 jumadil ula, 6) tanggal 18 jumadist Tsaniyah, 7) tanggal 12 Rajab, 8) tanggal 26 Sya'ban 9) tanggal 24 Ramadhan, 10) tanggal 2 syawal., 11) tanggal 18 Zulkaidah, 12) tanggal 8 zulhijjah'."
kedua, diriwayatkan oleh abu Ya'la dari Ibnu Abbas ra. secara marfu:
" Hari sabtu adalah hari tipu daya dan tipu muslihat. Hari ahad adalah hari untuk menanam dan membangun ( berbulan madu ). Hari senin adalah Hari untuk berpergian dan mencari Rizeki, Hari selasa adalah untuk perang dan datangnya marabahaya. hari rabu adalah Hari untuk pengambilan dan pemberian. Hari kamis adalah untuk mencari kebutuhan dan menghadap raja . Hari jumat adalah Hari untuk melamar dan menikah ".
" Sebaik-baiknya hari adalah hari sabtu dengan nyata untuk berburu, jika anda suka tanpa ragu. hari ahad adalah hari untuk membangun ( berbulan madu ) karena Allah menciptakan langit di hari itu. Jika anda berpergian di hari senin, Anda akan kembali dengan untung dan harta jangan ragu. Apabila suatu Anda harus minum obat, maka sebaik-baiknya hari adalah rabu. hari kamis adalah hari untuk menunaikan haji, karena Allah mengizinkan tunainya hajat itu. keutamaan hari jumat untuk kawin dan menanam, bersenag-senangnya antara laki-laki dan wanita ini semua adalah Nabi atau orang yang di wasiati Nabi".

Minggu, 06 Desember 2009

MEMPUNYAI RASA MALU DAN TATAKRAMA

SESEORANG yang ingin mencapai Tuhan harus mempunyai rasa malu, yakni malu melakukan segala perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan-Nya.
Para ulama menyatakan, ibadah mempunyai tujuhpuluh satu (71) jurusan (pintu) tujupuluh (70) di antaranya terkandung dalam rasa malu, hanya satu 1 (satu) ada dalam semua bentuk kebajikan.
Rasul sendiri selalu memerintahkan para sahabat agar mempunyai rasa malu terhadap Tuhan. Bagaimana malu terhadap Tuhan?
"Orang yang malu kepada Allah adalah orang yang menjaga kepala dan apa yang ada di dalamnya ( pikiran-pikiran dan khayalan yang tidak benar ), menjaga perut dan apa yang ada di dalamnya (makanan yang tidak halal), dan senantiasa ingat mati dan kebinasaan. siapa yang mengiginkan akhirat hendaknya meninggalkan - pengaruh- kehidupan dunia, siapa yang bisa demikian, berarti benar malu kepada Allah".
Fudhail menyatakan, " Tanda-tanda orang yang celaka ada 5 (lima): Keras hatinya (tidak mau menerima nasihat), beku matanya (tidak mau melihat kebenaran), sedikit rasa malunya, cinta kemewahan dunia, dan panjang angan-angannya". Sedang as-Sariy menyatakan, "Rasa malu dan puas (qanaah) bisa menundukkan (melunakkan) hati. Bila keduanya masuk ke dalam hati, dan di sana ada sifat Zuhud dan wara, maka hati akan tenang dan tenteram. Sebaliknya, bila di sana tidak ditemukan zuhud dan wara, rasa malu dan puas akan menyingkir. Tanda-tanda orang yang malu kepada Allah tidak akan menjerumuskan diri kedalam perbuatan dosa dan maksiat".
Selain rasa malu, seseorang yang hendak masuk hadirat Ilahi dan mendekatkan diri kepada-Nya, harus mempunyai tata krama dan sopan santun. Ini merupakan suatu yang sangat penting. Sebagian ulama menyatakan, "Tata krama hampir mencapai 2/3 dari persoalan agama ". Bahkan yang lain menyatakan, "Siapa yang tidak mempunyai sopan santun, berarti tidak mempunyai agama, tidak mempunyai iman dan tidak mempunyai tauhid".
" Orang yang tidak mempunyai tata krama berarti tidak mempunyai agama, tidak mempunyai iman, dan tidak mempunyai tauhid".
Dalam ibadah, mencari ilmu dan lain-lain, soal sopan santun tidak bisa di tinggalkan. para ulama menyatakan, " seseorang bisa mencapai surga dengan amalnya, akan tetapi ia tidak akan bisa masuk hadirat Ilahi kecuali dengan sopan santun dan tata krama ( dalam ibadahnya)". Orang yang tidak menjaga kesopanan dalam ketaatan, ia tetap terhijab dari Tuhan.
Karena itu, seorang murid harus menjaga benar masalah ini. Dikatakan, para wali tidak mempunyai derajat itu karena banyaknya amal, tetapi justru disebabkan oleh tata krama dan kebaikan akhlaknya.

Sabtu, 05 Desember 2009

MENJAGA RASA MALU

MENJAGA RASA MALU
RASA malu yang dimaksud disini adalah malu yang muncul karena sifat sombong. 1 Misalnya, seseorang malu ikut jamaah dengan masyarakat awam, karena merasa bahwa dirinya seorang pembesar. Untuk mencapai Tuhan , sifat malu yang tidak benar seperti ini harus dibuang. Dalam syairnya, Umar ibn Farid menyatakan:
" Peganglah ujung tali Allah
Buanglah rasa malu
Lepaskan untuk menuju jalan tuhan
Walau tinggi kedudukanya".
Untuk menghilangkan rasa malu tersebut, Syeh Muhammad memerintahkan para muridnya untuk berdzikir keras-keras di pasar, jalan-jalan dan tempat-tempat kosong. Dzikirlah di tempat-tempat itu -dengan keras - sehingga kelak akan menjadi saksi untukmu. Teroboslah rahasia nafsu dan hancurkanlah rasa malu. Tanpa bisa menundukan nafsu dan kesombongan, kamu tidak akan pernah sampai pada hadlirat Ilahi".


Catatan:

1 Malu untuk melakukan sesuatu yang didasarakan atas kesombongan, kecongkakan dan sejenisnya memang dilarang oleh agama. Akan tetapi, kalau malu untuk melakukan perbuatan maksiat, maka itu termasuk bagian dari iman.

Lebih jelas tentang ini, Rasul pernah menyatakan, " Malulah kalian kepada Allah". Para sahabat berkata, " kami telah malu ". " Bukan demikian ". jawab Rasul. " Malu kepada Allah yang sesungguhnya adalah menjaga kepala dari pikiran-pikiran yang tidak benar ; menjaga perut dari makanan yang tidak halal; menjaga kemaluan, kaki dan tangan dari perbuatan-perbuatan yang tidak benar".

Hamster

mejadi kekasih tuhan

ksdfhsdvysdfh dfhdk